Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto
Kabarintens.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menegaskan komitmennya dalam mendorong perubahan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Hal ini sejalan dengan pesan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakhrullah, yang menekankan bahwa ASN harus meninggalkan pola birokrasi kaku dan bergerak menuju sistem kerja kolaboratif dan efisien.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, menyampaikan bahwa Pemkot Bontang telah melakukan sejumlah penyesuaian dalam struktur organisasi untuk mengoptimalkan efektivitas pelayanan publik. Penyederhanaan jabatan, digitalisasi administrasi, dan peningkatan kompetensi pegawai menjadi bagian dari proses transformasi tersebut.
“Kami ingin ASN Bontang mampu menjawab tuntutan zaman. Penyederhanaan struktur jabatan dan penguatan kompetensi adalah langkah konkret untuk meningkatkan performa pelayanan publik,” ujar dia, Kamis (6/10/2025).
Ia menegaskan bahwa perubahan pola kerja ini bukan hanya soal merampingkan struktur, tetapi juga memperbaiki budaya organisasi. ASN didorong untuk lebih responsif, inovatif, dan cepat beradaptasi terhadap kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dalam aktivitas administrasi.
“Yang paling penting adalah perubahan mindset. ASN harus siap bekerja dengan basis kinerja, bukan sekadar rutinitas administratif,” tegasnya.
BKPSDM juga memastikan pendampingan dan pelatihan akan terus diberikan agar seluruh ASN dapat menyesuaikan diri dengan sistem baru dan tidak mengalami kesenjangan kompetensi. (Ira)
