kabarintens, kukar-Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, resmi ditetapkan sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) sekaligus menjadi lokasi pelaksanaan edukasi Hari Indonesia Menabung yang diinisiasi Bankaltimtara. Acara berlangsung di Bukit Mahoni pada Senin (4/8/2025) dan dihadiri langsung Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Bupati Aulia menyampaikan apresiasinya atas penetapan Bangun Rejo sebagai desa EKI kedua di Kukar setelah Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun. Program ini, jelasnya, merupakan inisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas akses layanan keuangan formal hingga ke tingkat desa.
“Dengan EKI, kita tidak hanya bicara soal tabungan atau pinjaman, tapi tentang pemberdayaan,” ujarnya.
Aulia menekankan bahwa program ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha desa seperti UMKM, kelompok tani, KUB, BUMDesa, hingga koperasi seperti Koperasi Merah Putih Bangun Rejo untuk tumbuh mandiri dan sejahtera. Pelaksanaannya di Kukar merupakan hasil kolaborasi OJK Kaltimtara, TPAKD Kukar, Bankaltimtara, serta dukungan aktif masyarakat desa.
Selain penetapan desa, kegiatan ini juga dirangkai dengan edukasi Hari Indonesia Menabung yang bertujuan menanamkan budaya menabung sejak dini, khususnya bagi generasi muda.
Direktur Utama Bankaltimtara, M. Yamin, menjelaskan kegiatan ini merupakan implementasi Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung yang jatuh pada 20 Agustus. Menurutnya, Bankaltimtara terus mendorong literasi keuangan masyarakat melalui pemahaman tentang pentingnya lembaga keuangan dan layanan inklusif.
“Saat ini Bankaltimtara memiliki jaringan agen laku pandai di berbagai desa di Kukar yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi perbankan tanpa harus ke kantor cabang,” terangnya.
Dari sisi edukasi tabungan, Yamin mengungkapkan terdapat 41.224 rekening tabungan pelajar di Kukar dengan total nominal Rp42,6 miliar. Hal ini, katanya, menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda akan pentingnya menabung.
“Atas nama manajemen Bankaltimtara, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kukar yang telah memberikan dukungan penuh dalam meningkatkan inklusi keuangan,” ucapnya.
Pihaknya berharap budaya menabung dan akses keuangan yang inklusif dapat semakin mendorong pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok Kukar
