Kepala BKPSDM Bontang memberikan selamat kepada Debora Kristiani, Sekretaris DKP3 yang baru saja dilantik. (Istimewa)
Kabarintens.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui BKPSDM menegaskan pelantikan 145 pejabat menjadi bagian dari penguatan reformasi birokrasi dan upaya meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan.
Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto mengatakan mutasi dan rotasi merupakan hal wajar dalam sistem birokrasi, terutama untuk menjaga organisasi tetap dinamis dan produktif.
“Rotasi ini bagian dari pembinaan ASN. Organisasi butuh penyegaran, butuh penyesuaian, dan itu menjadi salah satu tujuan penataan jabatan kali ini,” katanya, Selasa (21/4/2026).
Ia menyebut reformasi birokrasi tidak hanya bicara digitalisasi atau administrasi, tetapi juga menyangkut penempatan SDM yang tepat di posisi yang sesuai.
“Kalau orang yang tepat ditempatkan di posisi yang tepat, maka pelayanan publik akan lebih efektif. Itu yang sedang kami dorong,” ujarnya.
Diirnya juga menyebut BKPSDM akan terus memperkuat pembinaan ASN, termasuk evaluasi kinerja pasca pelantikan agar reformasi birokrasi tidak berhenti pada seremoni.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan pejabat yang dilantik harus menjadi motor perubahan dalam birokrasi, bukan hanya menjalankan rutinitas kerja.
“Saya ingin ada inovasi, ada percepatan, dan ada perubahan cara kerja yang lebih baik,” tegasnya.
Menurutnya, reformasi birokrasi hanya bisa berjalan jika seluruh pejabat memiliki integritas, profesionalisme, dan komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat. (Irha)
