Kabarintens.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui BKPSDM resmi memanggil para peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengikuti tahap presentasi dan wawancara akhir pada 10 hingga 19 November 2025. Tahapan ini akan menentukan siapa yang layak menduduki posisi strategis di sejumlah perangkat daerah.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan tahapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan ajang bagi peserta untuk menunjukkan visi dan gagasan inovatif mereka terhadap jabatan yang dilamar.
“Kami ingin melihat sejauh mana para peserta mampu menawarkan solusi kreatif dan strategi nyata dalam memajukan OPD yang akan mereka pimpin. Bontang butuh pemimpin birokrasi yang berpikir progresif,” ucapnya, Senin (3/11/2025).
Sudi menjelaskan, materi presentasi merupakan hasil pengembangan dari makalah yang telah dibuat sebelumnya. Melalui wawancara, panitia seleksi akan menilai aspek kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural peserta.
“Jadi bukan hanya soal pengalaman, tapi juga kemampuan membaca tantangan ke depan,” lanjut dia.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan objektif dan profesional, melibatkan tim pansel independen.
“Kami menjamin seleksi ini bersih dan berbasis kinerja. Tidak ada ruang untuk praktik titipan atau rekomendasi pribadi,” tegasnya.
Peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum jadwal, mengenakan kemeja lengan panjang polos dan dasi, serta menyerahkan file presentasi melalui tautan resmi panitia.
“Kedisiplinan dan kesiapan peserta juga menjadi bagian dari penilaian,” ujarnya.
Dengan tahapan akhir ini, BKPSDM berharap akan lahir pejabat-pejabat baru yang mampu membawa semangat perubahan dan meningkatkan kualitas birokrasi Bontang.
“Kita butuh pemimpin yang bisa bergerak cepat dan punya semangat pelayanan tinggi untuk masyarakat,” pungkasnya. (Ira)
