Disdikbud Bontang Perkuat Literasi Dasar Usai Temuan Anak Putus Sekolah

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin.

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memberikan perhatian serius terhadap penguatan literasi dasar setelah ditemukannya kasus anak putus sekolah di Kelurahan Bontang Lestari. Literasi dinilai menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan.

Anak tersebut diketahui mengalami kesulitan membaca meskipun telah berada di jenjang sekolah dasar, yang kemudian berdampak pada ketertinggalan akademik.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan anak tidak naik kelas selama dua tahun berturut-turut hingga akhirnya berhenti sekolah.

Disdikbud menilai bahwa kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai sejak dini untuk mendukung proses belajar di semua mata pelajaran.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran awal untuk memastikan kondisi tersebut.

“Kami menemukan bahwa anak ini memang mengalami kendala dalam kemampuan membaca,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Ia menegaskan bahwa langkah awal adalah mengembalikan anak ke sekolah.

“Kita akan upayakan supaya anak ini bisa kembali belajar dan mendapatkan pendampingan,” katanya.

Selain itu, koordinasi dengan pihak sekolah juga telah dilakukan untuk mendukung proses tersebut.

“Kami sudah hubungi pihak sekolah untuk menyiapkan langkah lanjutan,” terangnga.

Ke depan, Disdikbud berkomitmen memperkuat program literasi untuk mencegah kasus serupa. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *