Peserta BCC 2025
Kabarintens.com, Bontang – Evaluasi teknis pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menjelang penyelenggaraan 2026. Selain mengupayakan agenda tetap berlangsung Oktober, panitia juga mulai mengkaji format pelaksanaan agar kendala tahun lalu tidak terulang.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pengalaman pelaksanaan BCC sebelumnya menjadi bahan evaluasi, terutama terkait keterlambatan dimulainya acara dan faktor hujan yang memengaruhi jalannya kegiatan.
“Tahun lalu ada beberapa catatan teknis yang harus kita evaluasi. Itu menjadi perhatian supaya tahun ini penyelenggaraannya lebih siap,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, salah satu hal yang masih dikaji ialah apakah BCC kembali dilaksanakan malam hari atau bergeser ke siang hari. Keputusan itu disebut akan ditentukan melalui pembahasan panitia dengan mempertimbangkan efektivitas pelaksanaan.
“Belum diputuskan apakah tetap malam atau siang. Semua opsi dibahas, yang penting formatnya paling memungkinkan untuk berjalan lancar,” katanya.
Ia menjelaskan, persoalan waktu pelaksanaan menjadi salah satu unsur penting karena menyangkut kesiapan peserta, penonton, dan koordinasi seluruh rangkaian acara. Karena itu, evaluasi tidak hanya melihat jadwal mulai kegiatan, tetapi juga skenario teknis saat pelaksanaan berlangsung.
“Yang kita pikirkan bukan hanya soal jam mulai, tapi bagaimana seluruh rangkaian bisa tertata dengan baik dari awal sampai selesai,” jelasnya.
Ia menyebut, salah satu penyebab molornya kegiatan tahun lalu karena panitia menunggu kehadiran Gubernur Kalimantan Timur. Situasi itu, menurutnya, menjadi pelajaran penting dalam pengaturan waktu pembukaan agar tidak berdampak pada keseluruhan agenda.
Selain soal waktu, antisipasi cuaca juga masuk dalam perhatian. Mengingat hujan sempat mengganggu pelaksanaan sebelumnya, panitia disebut akan menyiapkan langkah mitigasi agar kegiatan tetap berjalan optimal.
“Kita ingin lebih siap, termasuk mengantisipasi faktor-faktor yang di luar kendali seperti cuaca. Itu bagian dari pembenahan,” ungkapnya.
Meski fokus pada evaluasi teknis, Disdikbud tetap mengupayakan BCC berlangsung di Oktober agar selaras dengan hari jadi Kota Bontang. Dengan pembenahan yang dilakukan, agenda tahunan itu diharapkan tampil lebih tertib dan memberi pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. (Irha)
