Tanpa Tes Calistung, SPMB SD 2026 Bontang Kedepankan Kenyamanan Anak

Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar

Kabarintens.com, Bontang – Kebijakan tanpa tes baca, tulis, dan berhitung (calistung) menjadi salah satu poin penting dalam pelaksanaan Seleksi SPMB 2026 tingkat sekolah dasar di Bontang. Disdikbud menilai bahwa pendekatan ini lebih ramah anak dan sesuai dengan prinsip pendidikan dasar.

Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menegaskan bahwa penghapusan tes calistung bukan tanpa alasan. Pendidikan dasar seharusnya menjadi tahap awal pembentukan karakter dan kemampuan dasar, bukan ajang seleksi akademik yang berpotensi memberi tekanan pada anak usia dini.

Dalam mekanisme seleksi, faktor usia tetap menjadi prioritas utama. Anak dengan usia lebih tinggi akan diutamakan, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kesiapan belajar di lingkungan sekolah formal.

Selain itu, sistem zonasi berbasis radius 400 meter tetap diberlakukan. Calon murid yang berada dalam radius tersebut dapat langsung diterima, selama kuota belum terpenuhi secara maksimal.

Jika jumlah pendaftar melebihi kapasitas dalam radius tersebut, maka seleksi akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan jarak terdekat. Hal ini memastikan sistem tetap berjalan adil dan terukur.

“Tidak ada lagi tes calistung karena kami ingin menghapus tekanan akademik dini. Anak-anak harus masuk SD dengan rasa nyaman, bukan ketakutan,” jelasnya, Sabtu (25/4/2026).

Di sisi lain, jalur wilayah tetap dibuka untuk mengisi kekurangan daya tampung apabila jalur domisili belum memenuhi kuota. Kebijakan ini menjadi solusi agar tidak ada kursi kosong di sekolah.

Disdikbud juga memberikan prioritas kepada lulusan taman kanak-kanak, yang dibuktikan dengan ijazah atau surat keterangan lulus. Hal ini dianggap sebagai bentuk kesiapan awal anak dalam memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Yang kami bangun adalah kesiapan belajar, bukan kemampuan akademik semata. Itu yang menjadi arah kebijakan pendidikan dasar saat ini,” pungkasnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *