Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat sambutan. (Irha)
Kabarintens.com, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris membuka workshop Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kota Bontang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Bontang di Hotel Tiara Surya, Selasa (12/5/2026).
Dalam sambutannya, Agus Haris menegaskan bahwa kependudukan merupakan aspek yang sangat penting dan strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Penduduk tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi subjek dan pelaku utama yang menentukan arah serta keberhasilan pembangunan itu sendiri,” ujarnya.
Ia menekankan, pengelolaan kependudukan harus dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan didukung data yang akurat. Menurutnya, Peta Jalan Pembangunan Kependudukan menjadi dokumen strategis yang mengintegrasikan lima sasaran utama pembangunan kependudukan.
Kelima sasaran tersebut meliputi pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, penataan persebaran dan mobilitas penduduk, pembangunan keluarga berkualitas, serta penguatan data dan informasi kependudukan.
Agus Haris juga meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memperkuat sinergi serta komitmen bersama dalam pembangunan kependudukan di Kota Bontang.
Menurutnya, sinkronisasi data kependudukan perlu dilakukan agar selaras dengan arah pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang daerah. Selain itu, ia mendorong lahirnya inovasi kebijakan yang relevan di tengah berbagai tantangan, seperti penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Ia turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan. Sebab, menurutnya, upaya tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh satu perangkat daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif memberikan masukan yang konstruktif, agar dokumen PJPK yang dihasilkan benar-benar komprehensif, berkualitas, dan dapat diimplementasikan secara efektif,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Agus Haris berharap seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan indikator, program, dan kegiatan dengan RKPD maupun RPJMD, sehingga pembangunan kependudukan dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas penduduk di Kota Bontang. (Irha)
