Barang bukti berupa Narkoba yang diamankan Polres Bontang. (Istimewa/Polres Bontang)
Kabarintens.com, Bontang – Peredaran narkotika yang masih ditemukan di Kota Bontang mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad. Ia menilai pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga masyarakat.
Menurut Arfian, pemerintah selama ini telah melakukan berbagai upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Namun, tingginya kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika menunjukkan bahwa tantangan di lapangan masih cukup besar sehingga diperlukan strategi yang lebih efektif.
Ia mengatakan para pelaku peredaran narkoba terus mengembangkan berbagai modus operandi untuk menghindari pengawasan aparat. Kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan agar tidak lengah dalam melakukan pencegahan maupun penindakan.
“Sinergi lintas sektor antara pemerintah, instansi terkait seperti BNN dan aparat penegak hukum perlu dipererat,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, koordinasi yang solid akan memperkuat pertukaran informasi, mempercepat deteksi dini terhadap potensi peredaran narkoba, sekaligus meningkatkan efektivitas langkah penindakan terhadap jaringan pengedar.
Ia juga menilai peran pemerintah hingga tingkat kelurahan dan RT perlu terus diperkuat. Aparat di tingkat paling bawah dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi bagian penting dalam mendeteksi adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Selain itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam memutus mata rantai peredaran barang terlarang tersebut.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” kata dia.
Arfian berharap melalui sinergi yang semakin kuat antarinstansi dan dukungan masyarakat, angka peredaran narkoba di Kota Bontang dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh warga. (DR)
