Kabarintens.com, BontangĀ – DPRD Kota Bontang membuka peluang lebih besar bagi Karang Taruna untuk menjalin kemitraan dengan perusahaan melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan. Langkah tersebut dinilai dapat memperluas sumber dukungan terhadap berbagai program pembinaan generasi muda tanpa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, mengatakan Kota Bontang sebagai kawasan industri memiliki potensi kolaborasi yang cukup besar antara organisasi kepemudaan dan dunia usaha. Potensi tersebut perlu difasilitasi melalui regulasi agar memiliki dasar hukum yang jelas.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya dapat memberikan bantuan dalam bentuk pendanaan, tetapi juga mendukung berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Kalau perusahaan bisa dilibatkan, tentu peluang pelatihan, pembinaan, hingga peningkatan kapasitas pemuda akan semakin besar. Ini yang ingin kita dorong melalui regulasi,” jelasnya, Selasa (14/7/2026).
Rustam menilai kolaborasi antara Karang Taruna dan sektor industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan kompetensi pemuda, kerja sama tersebut juga dapat melahirkan program-program pemberdayaan yang lebih inovatif.
Ia menjelaskan selama ini banyak perusahaan di Kota Bontang memiliki program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR). Melalui Raperda Kepemudaan, DPRD ingin membuka ruang agar program tersebut dapat lebih banyak menyentuh organisasi kepemudaan.
Menurut Rustam, pendekatan kolaboratif akan membuat pembinaan pemuda tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Meski demikian, ia menegaskan setiap bentuk kerja sama tetap harus dilakukan sesuai ketentuan hukum serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Kami berharap regulasi yang sedang dibahas mampu menciptakan ekosistem pembinaan kepemudaan yang lebih kuat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” tuturnya.
Apabila kemitraan tersebut dapat berjalan optimal, Rustam meyakini Karang Taruna akan memiliki lebih banyak kesempatan mengembangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pembangunan Kota Bontang. (DR)
