Kabarintens, Kukar -Festival Kreativitas Pemuda Ramadhan (FKPR) ke-2 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, pada Kamis (13/02/2025) di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar, Tenggarong. Acara yang dihadiri oleh sejumlah pemuda dan masyarakat setempat ini mengusung tema kebersamaan dan kreativitas di bulan Ramadhan.
Dalam sambutannya, Sunggono menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, serta berkontribusi positif terhadap masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa FKPR bukan hanya ajang untuk menyalurkan bakat, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini.
“Festival ini tidak hanya menjadi ruang bagi pemuda untuk menunjukkan kreativitas, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dan berbagi semangat positif di tengah-tengah masyarakat,” ujar Sunggono.
Lebih lanjut, Sunggono menyampaikan bahwa festival ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkokoh nilai-nilai sosial di kalangan pemuda. Ia mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri dan membangun kebersamaan yang konstruktif.
“Saya berharap melalui festival ini, generasi muda Kutai Kartanegara dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat dan memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tambahnya.
Selain itu, Sunggono juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemuda di era digital, terutama terkait dengan penyebaran informasi agama melalui media sosial. Ia mengingatkan pentingnya literasi digital berbasis nilai keagamaan agar pemuda dapat lebih bijak dalam menyaring informasi yang diterima.
“Perkembangan teknologi membawa dampak yang signifikan, termasuk dalam hal keagamaan. Oleh karena itu, pemuda harus pandai memilah informasi dan memilih sumber yang terpercaya agar tidak terpengaruh oleh informasi yang keliru,” ungkap Sunggono.
Sekda Kukar itu juga mengajak seluruh peserta untuk berkompetisi dengan semangat sportivitas, kreativitas, dan kepedulian sosial yang tinggi. Ia berharap FKPR ke-2 dapat menjadi ajang yang memberikan pengalaman berharga serta membentuk karakter pemuda yang cerdas, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.
“Mari jadikan festival ini sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan, dan sebagai ruang untuk menyalurkan bakat di berbagai bidang, baik seni, budaya, maupun kegiatan sosial,” pungkasnya.
