kabarintens, kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Rabu (9/7). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerahkan sejumlah bantuan sektor pertanian dan kesenian sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Sunggono serta sejumlah kepala perangkat daerah. Rombongan disambut hangat oleh Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro, Camat Tenggarong Sukono, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan para petani.
Kunjungan diawali dengan peninjauan lahan pertanian milik Kelompok Tani Sayuran di RT 07. Di lokasi tersebut, Pemkab Kukar menyerahkan bantuan berupa benih padi, handtraktor, dan pestisida. Selain itu, kelompok budidaya ikan menerima bantuan bibit lele, pakan, dan kolam terpal. Dukungan juga diberikan kepada pelaku seni melalui penyerahan alat gamelan Jaranan Turonggo Seto, serta perlengkapan olahraga untuk Karang Taruna Krida Mulya.
Ketua Kelompok Tani, Sujarwo, menyampaikan harapan agar pemerintah turut menyelesaikan persoalan klasik yang masih dihadapi petani, seperti keterbatasan pengairan dan gangguan hama tanaman.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Aulia menyampaikan bahwa pihaknya telah menjajaki kerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Kukar untuk pembangunan sumur bor bertenaga surya. Ia menyebut Kelurahan Maluhu sebagai salah satu lokasi prioritas dalam program tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bupati juga turut serta dalam panen sayuran bersama para petani dari Kelompok PTS Swadaya Mandiri. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kemandirian kelompok dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Ini bukti semangat Kukar Idaman Terbaik. Apa yang sudah berjalan harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Aulia.
Lebih lanjut, Aulia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian, membuka akses terhadap lahan-lahan baru, dan mendorong regenerasi petani. Ia berharap generasi muda tidak ragu untuk terjun ke dunia pertanian.
“PR kita bersama adalah menciptakan petani-petani baru dari kalangan muda. Kita harus menumbuhkan rasa bangga menjadi petani,” tegasnya.
Bupati menutup kunjungannya dengan menekankan pentingnya mendengarkan langsung aspirasi masyarakat agar program bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
“Kita ingin bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan, termasuk peningkatan kapasitas petani dan penyuluh lapangan,” pungkasnya.
