Foto bersama peserta assessment Pemkot Bontang. (Istimewa)
Kabarintens.com, Bontang – Semangat perubahan dan profesionalisme mewarnai jalannya Penilaian Kompetensi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang digelar Pemerintah Kota Bontang pada 28–29 Oktober 2025 di Gedung Mahakam Polda Kalimantan Timur.
Kegiatan yang diikuti 37 aparatur ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan pemimpin baru di lingkungan Pemkot Bontang. Mereka bersaing secara terbuka untuk enam jabatan strategis eselon II yang lowong pada tahun ini.
Dalam suasana yang penuh semangat, Asisten Administrasi Umum Pemkot Bontang, Akhmad Suharto hadir memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa setiap ASN harus memahami potensi dirinya dan terus mengembangkan kompetensi agar mampu menjadi pemimpin visioner.
“Seleksi ini bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tapi tentang bagaimana setiap ASN mengenali kekuatannya dan terus memperbaiki diri. ASN yang berintegritas dan berkompeten adalah kunci bagi pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalimantan Timur yang telah memfasilitasi kegiatan ini melalui Assessment Center. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk mewujudkan sistem merit yang transparan dan profesional.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan bahwa penilaian kompetensi ini tidak hanya menjadi tahapan seleksi, tetapi juga wahana pembelajaran bagi peserta.
“Hasil penilaian akan menjadi cermin bagi ASN untuk mengenal potensi dan area pengembangan dirinya. Dari situ kita bisa menyiapkan pembinaan karier yang lebih terarah,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkot Bontang berkomitmen menjadikan regenerasi aparatur sebagai prioritas utama.
“Regenerasi bukan hanya soal pengisian jabatan kosong, tapi tentang mencetak pemimpin baru yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjaga nilai-nilai ASN Ber-Akhlak,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga diwarnai dengan penyerahan plakat dan piagam penghargaan dari Kapolda Kaltim kepada Pemerintah Kota Bontang, serta pemutaran video profil Assessment Center. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya melahirkan pejabat baru, tetapi juga menumbuhkan semangat baru di kalangan ASN Bontang untuk terus berbenah dan berprestasi. (Ira)
