Ilustrasi
Kabarintens.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memilih pendekatan rehabilitasi dalam peningkatan fasilitas sekolah sebagai upaya memaksimalkan penggunaan anggaran.
Sebanyak 20 sekolah negeri menjadi sasaran program ini, dengan fokus pada perbaikan toilet yang sudah ada. Pendekatan ini dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan pembangunan dari awal.
Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, menegaskan bahwa kondisi fasilitas di banyak sekolah masih memungkinkan untuk diperbaiki.
“Tidak perlu bangun baru, cukup diperbaiki agar bisa digunakan kembali,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan metode rehabilitasi, lebih banyak sekolah dapat dijangkau dalam satu program.
“Dengan rehab, kita bisa membantu lebih banyak sekolah sekaligus,” ujarnya.
Sekolah yang menerima program ini meliputi SDN 001 Bontang Barat hingga SDN 013 Bontang Selatan, serta SMPN 1 sampai SMPN 9 Bontang.
Khusus SMPN 9, selain toilet juga akan dilakukan perbaikan taman sekolah sebagai bagian dari peningkatan lingkungan belajar.
Melalui langkah tersebut, Disdikbud berharap penggunaan anggaran pendidikan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak luas. (Irha)
