Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur. (Irha)
Kabarintens.com, Bontang – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tidak hanya dimaknai sebagai momentum refleksi dunia pendidikan, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan sektor pelayanan publik dan investasi daerah. Hal ini disampaikan Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, yang menilai kualitas pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor.
Menurutnya, daerah dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan terdidik akan lebih mudah berkembang secara ekonomi. Pendidikan yang baik menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sehingga mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di Kota Bontang.
Ia menjelaskan, DPM-PTSP sebagai garda terdepan pelayanan perizinan memiliki kepentingan besar dalam mendorong kemajuan pendidikan. Sebab, peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemudahan investasi dan daya saing daerah.
Aspiannur menilai, keberhasilan sektor pendidikan akan memperkuat citra Bontang sebagai kota yang siap menerima investasi. Hal ini menjadi nilai tambah yang diperhitungkan oleh pelaku usaha sebelum menanamkan modalnya.
“Pendidikan yang baik akan melahirkan tenaga kerja yang siap pakai, dan itu menjadi salah satu pertimbangan utama investor untuk masuk ke suatu daerah,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan sektor pelayanan publik harus terus diperkuat. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan bahwa lulusan pendidikan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Selain itu, DPM-PTSP juga terus melakukan inovasi pelayanan guna mendukung kemudahan berusaha. Upaya ini diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat, yang pada akhirnya juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Dirinya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dipisahkan dari sektor pendidikan. Keduanya saling berkaitan dan harus berjalan seiring untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pendidikan yang telah digagas Pemerintah Kota Bontang, termasuk upaya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Momentum Hardiknas ini harus menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah investasi di bidang pendidikan,” tutupnya. (Irha)
