Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (tengah) saat menanam mangrove
Kabarintens.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan pesisir melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam keterlibatan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pada kegiatan penanaman mangrove di Taman Wisata Mangrove Berbas Pantai, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana ini dimanfaatkan Pemkot Bontang sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
Sejumlah pihak turut ambil bagian, di antaranya jajaran Yonarhanud 7/ABC, Dispopar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perwakilan PT Pupuk Kalimantan Timur. Kehadiran lintas sektor ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemkot dalam membangun pengelolaan lingkungan berbasis kolaborasi.
Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan.
“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bagian dari peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana,” ujarnya.
Pemkot Bontang juga menegaskan bahwa penanaman mangrove merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus melindungi wilayah pesisir dari abrasi.
Selain itu, mangrove dinilai memiliki manfaat ekologis dan ekonomi, termasuk sebagai habitat biota laut yang berdampak pada keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bontang berharap kesadaran kolektif terus tumbuh, sehingga upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan. (Irha)
