Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel,
Kabarintens.com. Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang akan memanfaatkan Forum Bisnis dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan sebagai ajang promosi peluang investasi daerah.
Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel, mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi investasi yang dimiliki Kota Bontang kepada investor maupun pelaku usaha dari berbagai daerah.
Menurutnya, Bontang memiliki sejumlah keunggulan yang dapat ditawarkan, terutama pada sektor industri yang telah memiliki dukungan regulasi melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang.
“Bontang memiliki kawasan peruntukan industri yang cukup luas dan masih memiliki ruang untuk pengembangan. Potensi inilah yang akan kami kenalkan dalam forum bisnis APEKSI nanti,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 13 Tahun 2019 tentang RTRW, kawasan peruntukan industri tersebar di Kelurahan Guntung, Lok Tuan, Satimpo, dan Bontang Lestari dengan total luas mencapai 2.520,15 hektare.
Selain kawasan industri eksisting, pemerintah juga telah menyiapkan rencana pengembangan kawasan industri baru di Bontang Lestari yang diharapkan dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Kota Taman.
Karel menjelaskan, forum bisnis APEKSI menjadi wadah penting untuk memperluas jejaring investasi sekaligus memperkenalkan kesiapan infrastruktur dan dukungan pemerintah daerah terhadap dunia usaha.
“Kami berharap partisipasi dalam forum bisnis ini dapat membuka peluang kerja sama investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.
Rakernas XVIII APEKSI dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 di Kota Medan dan akan dihadiri pemerintah kota dari seluruh Indonesia serta berbagai kalangan dunia usaha. (Irha)
