Banyak Guru Ingin Pindah ke Bontang, Pemkot Tegaskan Mutasi Tetap Selektif

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Irha/Kabarintens.com)

Kabarintens.com, Bontang – Tingginya minat guru dari berbagai daerah untuk berpindah tugas ke Bontang mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Bontang. Di tengah meningkatnya daya tarik daerah akibat kebijakan kesejahteraan guru, pemerintah menegaskan proses mutasi tetap dilakukan secara selektif dan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebut fenomena banyaknya guru yang ingin masuk ke Bontang terus meningkat, bahkan ada yang rela menurunkan jenjang mengajar demi dapat diterima.

“Banyak yang ingin pindah ke Bontang. Bahkan, ada yang rela berpindah jenjang mengajar hanya agar bisa masuk ke sini,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Meski demikian, ia bilang, setiap perpindahan guru harus tunduk pada regulasi, memperhatikan kebutuhan formasi, serta mempertimbangkan keseimbangan distribusi tenaga pendidik.

“Tidak bisa sembarangan pindah. Semuanya wajib tunduk pada regulasi dan yang terpenting adalah kesesuaian dengan kebutuhan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, selektivitas mutasi penting agar peningkatan kesejahteraan guru di satu daerah tidak memicu ketimpangan distribusi tenaga pendidik di wilayah lain. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga agar mobilitas guru tetap terkendali dan tidak mengganggu stabilitas layanan pendidikan.

Melalui pendekatan berbasis regulasi dan kebutuhan daerah, Pemkot Bontang menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru tetap harus berjalan beriringan dengan prinsip pemerataan dan keberlanjutan sistem pendidikan. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *