Foto bersama di Perayaan HUT ke-26 (LPADKT)
Kabarintens.com, Bontang – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) menjadi momentum penguatan semangat persaudaraan dan keberagaman di Kota Bontang. Kegiatan yang digelar di Kolam Pemancingan Arwana PKT Bontang, Sabtu (9/5/2026), dihadiri langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Ia bilang, Bontang merupakan kota heterogen yang dihuni berbagai suku, agama, dan budaya. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kekuatan utama yang harus terus dijaga bersama melalui semangat toleransi dan saling menghormati antarkelompok masyarakat.
“Bontang adalah miniatur Indonesia, kota yang heterogen, tempat bertemunya berbagai suku, agama, dan budaya. Di tengah keberagaman ini, LPADKT telah membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan merawat toleransi,” ujarnya.
Ia menilai, usia 26 tahun menjadi bukti kematangan organisasi dalam menjaga solidaritas dan memperkuat nilai-nilai adat di tengah kehidupan masyarakat modern. Kehadiran LPADKT disebut tidak hanya menjaga identitas budaya Dayak, tetapi juga ikut memperkuat persatuan masyarakat Bontang secara keseluruhan.
Menurutnya, organisasi kepemudaan dan adat memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan perlu terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
“Semangat di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung harus terus dijaga. Nilai itu menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati,” lanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komite DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, Staf Ahli Bidang Pembangunan Masyarakat dan SDM Kota Bontang, Lukman, serta Ketua LPADKT Aloysius Roni bersama jajaran pengurus dan anggota.
Suasana perayaan berlangsung penuh keakraban dengan nuansa adat Dayak yang kental. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi lintas elemen masyarakat sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga persatuan di Kota Taman.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berharap keberadaan organisasi adat seperti LPADKT dapat terus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai kebhinekaan di tengah masyarakat. (Irha)
