Kepala SDN 003 Bontang Utara, Abdillah
Kabarintens.com, Bontang – SD Negeri 003 Bontang Utara mulai memperkuat pembinaan seni dan literasi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diarahkan untuk mendukung ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menggali potensi kreatif peserta didik sejak jenjang sekolah dasar.
Kepala sekolah, Abdillah, mengatakan pengembangan kemampuan nonakademik memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang siswa. Karena itu, sekolah tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk mengeksplorasi bakat mereka.
Menurutnya, sejumlah kegiatan seni memang dipersiapkan secara khusus sebagai wadah pembinaan menuju berbagai kompetisi pelajar. Pembinaan dilakukan secara bertahap agar siswa terbiasa tampil dan mampu meningkatkan kemampuannya secara berkelanjutan.
“Kami melihat banyak siswa memiliki potensi di bidang seni dan literasi. Karena itu sekolah mencoba memfasilitasi agar bakat mereka bisa terus berkembang,” katanya, Senin (5/4/2026).
Beberapa kegiatan yang cukup diminati siswa antara lain mendongeng, menggambar, menulis, hingga paduan suara. Aktivitas tersebut dinilai mampu membantu siswa meningkatkan kreativitas sekaligus keberanian berbicara di depan umum.
Selain menjadi sarana penyaluran minat, kegiatan seni juga dianggap penting untuk melatih kemampuan berpikir dan berkomunikasi anak. Melalui proses latihan, siswa belajar mengekspresikan ide dan emosi secara positif.
Dirinya menilai pembinaan sejak dini sangat diperlukan agar siswa lebih siap ketika mengikuti perlombaan tingkat kota maupun nasional. Dengan latihan rutin, kemampuan anak dapat berkembang lebih maksimal.
“Kalau dibiasakan sejak awal, anak-anak biasanya lebih percaya diri saat tampil di depan banyak orang,” ujarnya.
Tak hanya bidang seni, sekolah juga tetap mengembangkan ekstrakurikuler olahraga seperti basket dan futsal yang menjadi favorit siswa. Bahkan, tim basket sekolah baru saja meraih juara dua dalam sebuah turnamen yang digelar usai Ramadan.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif, kreatif, dan memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. (Irha)
