Penguatan Karakter Guru Jadi Sorotan, Disdikbud Bontang Respons Tantangan Pendidikan Modern

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha

Kabarintens.com, Bontang – Penguatan karakter guru dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan dunia pendidikan yang kian kompleks. Di Kota Bontang, isu tersebut menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menilai tantangan pendidikan saat ini tidak lagi sebatas pada pencapaian akademik. Menurutnya, sekolah juga dituntut mampu membangun karakter peserta didik, terutama dalam aspek etika, kepedulian sosial, dan pengendalian diri.

Ia menegaskan, proses pembentukan karakter siswa tidak akan berjalan optimal tanpa didukung guru yang memiliki kapasitas personal dan emosional yang baik.

“Kondisi saat ini membutuhkan penguatan karakter yang dilakukan melalui pendekatan penuh kasih sayang dan kepedulian terhadap peserta didik,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, guru memegang peran strategis sebagai teladan di lingkungan sekolah. Karena itu, penguatan karakter pendidik harus dimulai dari kemampuan memahami diri sendiri, mengelola emosi, hingga bersikap bijaksana dalam menghadapi berbagai dinamika pembelajaran.

Ia menjelaskan, langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai budaya dalam dunia pendidikan.

Dirinya menambahkan, pembangunan karakter guru menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

“Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, sehingga penguatan kapasitas diri menjadi hal yang perlu terus dilakukan,” katanya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *