DPMPTSP Bontang Dalami Pemanfaatan AI untuk Pemetaan Potensi Investasi Daerah di Rakernas APEKSI

Jabatan Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang memanfaatkan keikutsertaannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan untuk memperdalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung promosi investasi daerah.

Jabatan Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel, mengikuti Forum Bisnis dan Investasi yang menghadirkan paparan dari Databoks by Katadata mengenai Regional Data Dashboard, sebuah platform berbasis AI yang dirancang untuk membantu pemerintah daerah mengolah data menjadi dasar pengambilan kebijakan.

Menurut Karel, perkembangan teknologi analisis data menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipahami pemerintah daerah agar mampu menyusun strategi investasi yang lebih tepat sasaran.

Melalui platform tersebut, pemerintah dapat melihat profil daerah secara komprehensif, membandingkan indikator pembangunan dengan daerah lain, hingga mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang berpotensi dikembangkan.

“Bagi daerah, data yang tersaji secara komprehensif tentu akan sangat membantu dalam membaca peluang investasi sekaligus menentukan langkah promosi yang lebih efektif,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, selama ini promosi investasi tidak cukup hanya mengandalkan potensi yang dimiliki daerah. Investor juga membutuhkan data yang mudah dipahami, terukur, dan dapat dibandingkan dengan wilayah lain.

Keberadaan dashboard berbasis AI dinilai mampu mempercepat proses analisis karena berbagai informasi dapat diakses dalam satu platform, mulai dari tren historis, kondisi wilayah, hingga sektor unggulan.

Selain mengikuti forum tersebut, DPMPTSP Bontang juga memanfaatkan momentum Rakernas APEKSI untuk memperluas jejaring dengan pemerintah kota lain serta berbagai pelaku usaha yang hadir dalam agenda business matching.

Rakernas XVIII APEKSI di Medan sendiri menjadi ajang bertemunya pemerintah kota dari seluruh Indonesia untuk berbagi inovasi pelayanan publik, pembangunan daerah, serta penguatan kerja sama investasi.

“Melalui partisipasi aktif pada forum tersebut, kami berharap dapat mengadopsi berbagai inovasi berbasis data sehingga promosi investasi di Kota Bontang semakin terarah, akurat, dan mampu menarik minat investor,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *