Perkuat Keterbukaan Informasi, DPMPTSP Bontang Bentuk Tim PPID yang Adaptif di Era Digital

DPMPTSP Bontang

Kabarintens.com, BontangĀ – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik melalui optimalisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Penguatan organisasi PPID ini diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan keberadaan PPID memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi terkait program kerja, pelayanan perizinan, hingga berbagai inovasi yang dijalankan perangkat daerah.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah untuk semakin adaptif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, pemanfaatan media digital dan media sosial menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi publik.

“Saat ini kita harus menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, maka itu PPID harus aktif di media sosial,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Untuk mendukung tugas tersebut, DPMPTSP telah membentuk struktur kepengurusan PPID yang terdiri atas Muhammad Aspiannur sebagai Pengarah, Ida Idris sebagai Ketua Pelaksana, Ponny Sundari sebagai Sekretaris, serta Maulina Noor, Aisyah Kadir, dan Fauzi Achmad Haruna sebagai Admin. Sementara tim Konten Kreator diisi oleh Aisyah Kadir, Miftah Farid, dan Elysabeth Sad Umi Widiatin, sedangkan pengelolaan podcast dipercayakan kepada Erlin Sande dan Akbar.

Di bidang pengelolaan data, informasi, dan dokumentasi, Arie Mayetine ditunjuk sebagai koordinator dengan anggota Wahyi Rahayu, Adi Suherman, dan Indra Budiman. Masing-masing bidang memiliki tugas untuk memastikan informasi yang dipublikasikan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan mudah dipahami masyarakat.

Aspiannur menjelaskan pembentukan struktur tersebut bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi, melainkan sebagai upaya memperkuat tata kelola informasi di lingkungan DPMPTSP. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap personel diharapkan mampu menjalankan fungsinya secara optimal sehingga penyampaian informasi menjadi lebih efektif.

Ia menilai tantangan komunikasi pemerintah saat ini bukan hanya menyediakan informasi, tetapi juga menyajikannya dalam format yang menarik, informatif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Karena itu, kehadiran tim konten kreator dan podcast menjadi strategi untuk menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda yang aktif mengakses informasi melalui platform digital.

Menurutnya, keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan perizinan, prosedur pelayanan, hingga berbagai program DPMPTSP secara mudah tanpa harus datang langsung ke kantor.

Aspiannur berharap seluruh pengurus PPID dapat bekerja secara profesional, menjaga kekompakan, serta terus menghadirkan inovasi dalam penyebarluasan informasi. Dengan demikian, DPMPTSP Bontang dapat terus memberikan layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *