Disdikbud Bontang Ingin Sekolah Lebih Religius, Usulkan Aturan Baru ke Wali Kota

Kepala Disdikbud, Abdu Safa Muha

Kabarintens.com, Bontang – Lingkungan sekolah di Kota Bontang berpotensi mengalami perubahan signifikan jika usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) disetujui. Disdikbud berencana mengajukan regulasi baru yang mewajibkan siswa mengikuti kegiatan keagamaan sebelum memulai pelajaran.

Kepala Disdikbud, Abdu Safa Muha, menilai bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian siswa. Ia menegaskan bahwa pendekatan religius merupakan salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan empati.

“Kami ingin menghadirkan suasana sekolah yang lebih religius tanpa menghilangkan keberagaman. Ini adalah langkah untuk memperkuat karakter generasi muda,” ungkapnya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, fenomena degradasi moral di kalangan pelajar menjadi perhatian serius. Disdikbud melihat perlunya intervensi melalui kebijakan yang sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan keagamaan sebelum belajar dianggap sebagai langkah awal yang sederhana namun berdampak besar.

Disdikbud juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan kepala sekolah, dalam merumuskan teknis pelaksanaan. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan tidak memberatkan sekolah.

Jika disetujui, aturan ini diharapkan mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih positif dan harmonis. Disdikbud optimistis langkah ini akan mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Ke depan, Disdikbud juga akan mengkaji kemungkinan integrasi kegiatan ini dengan program penguatan pendidikan karakter yang sudah berjalan sebelumnya. Hal ini dilakukan agar kebijakan tidak berjalan secara parsial.

Selain itu, monitoring dan pelaporan dari sekolah akan menjadi perhatian khusus. Disdikbud ingin memastikan setiap satuan pendidikan menjalankan kebijakan ini dengan konsisten dan sesuai pedoman. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *