Dealer Yamaha di Samarinda Terbakar, Tiga Motor Hangus dan Belasan Unit Rusak Berat

kabarintens – Kebakaran terjadi di dealer Yamaha yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari, Kota Samarinda, Minggu (12/4/2026) sore. Api diduga berasal dari instalasi listrik di bagian plafon ruang penjualan dan kemudian merambat ke sejumlah unit sepeda motor yang berada di dalam ruangan.

Komandan Posko 3 Wilayah Samarinda Ulu, Tri Indarto, menjelaskan petugas mendapati api sudah membesar di area ruang penjualan saat tiba di lokasi. Kobaran api kemudian menjalar ke kendaraan yang dipajang sehingga menyebabkan beberapa unit terbakar.

Menurutnya, sedikitnya tiga unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar. Sementara sekitar 18 unit lainnya terdampak dengan tingkat kerusakan yang cukup berat akibat panas dan asap.

Selain merusak kendaraan, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan. Plafon ruang penjualan dilaporkan runtuh sebagian setelah terbakar dan dipenuhi asap tebal dari material gipsum.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena titik api berada di ruang tertutup. Petugas harus membongkar bagian plafon untuk memastikan tidak ada sisa api yang masih menyala.

Tim gabungan dari Posko 3, Posko 4, dan Posko 1 bersama relawan dikerahkan ke lokasi. Pemadaman awal berlangsung sekitar 30 menit, sementara proses pendinginan dan pencarian titik api memakan waktu hingga satu jam.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu kabel listrik di atas plafon yang mengalami korsleting. Api kemudian menjalar ke bawah dan menyambar unit sepeda motor di ruang penjualan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Saat kejadian, dealer dalam kondisi tutup karena hari libur. Di lokasi hanya terdapat petugas keamanan yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik dealer. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pemilik dealer, Utomo, mengaku mengetahui kebakaran setelah menerima telepon dari petugas keamanan pada sore hari. Ia menyebut belum dapat memastikan jumlah kerugian akibat insiden tersebut.

Menurutnya, pihaknya masih menunggu proses identifikasi dari kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran sekaligus menghitung total kerugian yang ditimbulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *