Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha (tengah) saat mengikuti kegiatan donor darah
Kabarintens.com, Bontang – Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menilai aktivitas Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan donor darah yang digelar PT KNI bersama PMI dan PMR Bontang dalam rangka Hari Kesehatan Dunia, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti pelajar SMP dan SMA, yang sebagian besar merupakan anggota PMR dari sejumlah sekolah di Bontang.
Menurut dia, keterlibatan siswa dalam kegiatan kemanusiaan memberi pengalaman berbeda dibanding siswa yang tidak aktif dalam kegiatan organisasi sekolah.
“Anak-anak yang aktif di PMR punya pengalaman tersendiri. Ini bukan sekadar kegiatan luar kelas, tapi bagian pembentukan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PMR menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang terus didorong berkembang di sekolah. Meski bukan kegiatan wajib, keberadaannya dinilai memberi nilai tambah dalam proses pendidikan.
Abdu juga mendukung kegiatan kompetisi PMR yang rutin dilaksanakan PMI karena dinilai mampu memacu semangat pelajar dalam mengembangkan kemampuan.
“Semakin sering ada kegiatan seperti ini, semakin baik. Bahkan orang tua juga perlu tahu aktivitas positif anak-anak mereka,” tandasnya. (Irha)
