BKPSDM Bontang Hadirkan Ruang Laktasi, Wujud Dukungan Nyata bagi Pegawai Perempuan

Ruang laktasi BKPSDM Bontang

Kabarintens.com, Bontang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi pegawai perempuan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui.

Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan bahwa fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan dasar pegawai perempuan, khususnya yang sedang dalam masa menyusui. Kehadiran ruang laktasi dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan ibu serta bayi.

Ruang laktasi yang disediakan telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang memadai. Pegawai perempuan dapat memanfaatkan ruangan tersebut untuk memerah dan menyimpan ASI dengan aman selama jam kerja berlangsung.

Menurutnya, penyediaan ruang laktasi tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan pegawai. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja tanpa mengabaikan peran sebagai ibu.

“Kami berupaya memberikan fasilitas yang layak bagi pegawai perempuan, terutama yang sedang menyusui. Ruang laktasi ini menjadi bentuk dukungan kami agar mereka tetap bisa menjalankan tugas sebagai ASN tanpa meninggalkan kewajiban sebagai ibu,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Selain ruang laktasi, BKPSDM juga menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok di lingkungan kantor. Kebijakan ini bertujuan menciptakan udara yang bersih dan sehat bagi seluruh pegawai.

Ia menegaskan bahwa kawasan tanpa asap rokok menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan bersama. Lingkungan kerja yang sehat dinilai akan berdampak langsung terhadap kinerja pegawai.

Penerapan kebijakan ini juga menjadi bagian dari komitmen BKPSDM dalam mendukung gaya hidup sehat di lingkungan kerja. Seluruh pegawai diharapkan dapat mematuhi aturan tersebut demi kenyamanan bersama.

“Dengan adanya ruang laktasi dan kawasan tanpa rokok, kami ingin memastikan lingkungan kerja di BKPSDM semakin ramah, sehat, dan mendukung kebutuhan seluruh pegawai, khususnya perempuan,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *