Sistem Hybrid SKB Bontang Dorong Warga Belajar Melek Teknolog

Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh

Kabarintens.com, Bontang – Transformasi digital mulai merambah pendidikan nonformal di Bontang. SPNF SKB Bontang menghadirkan sistem pembelajaran hybrid dalam program kesetaraan melalui kelas mandiri.

Konsep ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring sebagai upaya menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, warga belajar tidak hanya mengandalkan pertemuan langsung, tetapi juga aktif mengikuti pembelajaran secara online.

Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh, mengatakan bahwa penggunaan teknologi sederhana menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Daringnya pakai aplikasi WhatsApp, materi dan tugas dikumpul lewat situ juga,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Dengan pendekatan ini, peserta didik didorong untuk lebih mandiri sekaligus melek teknologi, meskipun berasal dari latar belakang yang beragam.

Pertemuan tatap muka tetap dilakukan, namun hanya sebagai pelengkap untuk memperdalam pemahaman materi yang telah dipelajari secara mandiri.

Model ini dinilai mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi digital masyarakat.

Pemanfaatan teknologi yang sederhana namun efektif ini juga menjadi strategi penting dalam memastikan tidak ada peserta yang tertinggal, karena hampir seluruh masyarakat telah familiar dengan aplikasi komunikasi sehari-hari tersebut.

“Belajar sekarang tidak harus di kelas terus, yang penting konsisten dan mau mengikuti prosesnya,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *