Gedung SPNF SKB Bontang
Kabarintens.com, Bontang – Maraknya informasi menyesatkan terkait sekolah paket membuat masyarakat perlu lebih waspada. Banyak pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan ketidaktahuan dengan menawarkan jalur cepat memperoleh ijazah.
Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh, mengingatkan bahwa program kesetaraan memiliki prosedur resmi yang tidak bisa diabaikan. Setiap peserta harus mengikuti tahapan yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Proses dimulai dari pendaftaran yang disertai kelengkapan dokumen. Tanpa dokumen yang valid, peserta tidak dapat diproses lebih lanjut dalam sistem pendidikan.
Selain itu, peserta wajib terdaftar dalam Dapodik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa peserta benar-benar tercatat sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.
Setelah itu, peserta harus mengikuti pembelajaran. Tidak ada sistem instan, karena proses belajar menjadi bagian utama dalam pendidikan kesetaraan.
“Kalau ada yang menjanjikan bisa langsung ujian tanpa belajar, itu sudah pasti tidak benar,” tegasnya, Rabu (29/4/2026).
Program ini juga memiliki durasi belajar yang jelas. Paket B dan C umumnya memakan waktu hingga tiga tahun, meskipun ada penyesuaian tertentu sesuai kurikulum.
Ujian kesetaraan hanya bisa diikuti oleh peserta yang telah memenuhi seluruh syarat. Tanpa itu, peserta tidak akan diizinkan mengikuti ujian.
Di akhir, Hairul Saleh mengimbau masyarakat untuk selektif memilih lembaga pendidikan.
“Pastikan lembaga tersebut resmi, agar ijazah yang diperoleh sah dan diakui negara,” pesannya. (Irha)
