Kabarintens.com, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara simbolis melepas keberangkatan 112 calon jemaah haji asal Kota Bontang tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (7/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga jemaah, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Kementerian Agama. Momentum tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus doa bersama bagi para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Neni Moerniaeni menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik yang baik. Ia mengingatkan para jemaah agar menjaga kondisi tubuh mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi cukup ekstrem.
Menurutnya, suhu panas di Arab Saudi dapat memengaruhi kondisi kesehatan jemaah jika tidak diantisipasi dengan baik. Karena itu, ia meminta seluruh calon jemaah memperhatikan pola makan dan kebutuhan cairan tubuh selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan kondisi di Kota Bontang maupun Indonesia pada umumnya. Saya mengimbau Bapak dan Ibu untuk senantiasa mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga hidrasi tubuh agar kondisi fisik tidak menurun,” ujarnya.
Selain menjaga kesehatan, Wali Kota juga meminta jemaah menjaga stamina dan mengatur aktivitas selama di Tanah Suci agar ibadah dapat dijalankan dengan lancar hingga seluruh rangkaian selesai.
Ia berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Kota Bontang dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur. Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, terus memberikan perhatian terhadap kenyamanan dan kesiapan jemaah sebelum keberangkatan.
Berdasarkan data, sebanyak 112 jemaah haji asal Bontang tahun ini terdiri dari 46 laki-laki dan 66 perempuan. Jemaah termuda berusia 18 tahun, sedangkan yang tertua mencapai usia 80 tahun. Mayoritas jemaah tergabung dalam Kloter 14 Balikpapan. (Irha)
