Investasi Bontang Lampaui Target, DPMPTSP Catat Realisasi Lebih dari Rp10,3 Triliun pada 2025

Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025. Di tengah masa transisi kepemimpinan daerah dan perubahan arah pembangunan, realisasi investasi di Kota Bontang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan capaian tersebut menunjukkan iklim investasi di Kota Taman masih terjaga dan mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.

Berdasarkan laporan kinerja tahun 2025, nilai realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp10,356 triliun atau 123,23 persen dari target sebesar Rp8,4 triliun.

Capaian tersebut ditopang oleh realisasi investasi PMDN yang mencapai Rp5,853 triliun atau 176,92 persen dari target. Sementara investasi PMA terealisasi sebesar Rp4,817 triliun atau 119,83 persen dari target yang ditetapkan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Kota Bontang masih sangat baik. Meskipun terdapat penyesuaian arah pembangunan daerah, investasi tetap tumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Selain nilai investasi yang meningkat, jumlah investor yang berinvestasi di Kota Bontang juga mengalami pertumbuhan signifikan. Dari target 117 investor, realisasinya mencapai 207 investor atau 176,92 persen.

Menurutnya, tingginya realisasi investasi menjadi indikator bahwa berbagai upaya penyederhanaan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha yang dilakukan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.

Lebih lanjut, dirinya berharap capaian tersebut dapat menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing investasi Kota Bontang pada tahun-tahun mendatang.

“Investasi merupakan salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu kami akan terus menjaga kualitas pelayanan dan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investor,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *