Situasi banjir rob di Bontang Kuala
Kabarintens.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob akibat pasang maksimum air laut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan peringatan tersebut mengacu pada informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan adanya fenomena Super New Moon yang berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di sejumlah wilayah pesisir Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.
“Fenomena ini dapat memicu pasang air laut lebih tinggi dari biasanya sehingga masyarakat yang berada di wilayah pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, dampak yang mungkin ditimbulkan tidak hanya berupa genangan di permukiman pesisir, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, operasional perikanan, hingga aktivitas ekonomi yang bergantung pada kawasan pantai.
Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca, pasang surut air laut, serta peringatan dini yang dikeluarkan BMKG melalui kanal resmi. Warga juga diminta mengamankan barang-barang penting dan dokumen berharga di tempat yang lebih tinggi apabila tinggal di daerah yang kerap terdampak rob.
Selain itu, masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di kawasan pesisir saat pasang maksimum berlangsung, terutama apabila terdapat potensi genangan yang dapat membahayakan keselamatan.
Ismail menegaskan, BPBD Kota Bontang terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Ikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah, sehingga setiap potensi bencana dapat diantisipasi lebih awal,” katanya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat 112 apabila menemukan kondisi yang membahayakan atau membutuhkan bantuan penanganan darurat. Dengan kesiapsiagaan seluruh pihak, diharapkan dampak banjir rob dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
