Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Istimewa)
Kabarintens.com, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad, menilai keterlibatan perusahaan dalam membantu pembiayaan iuran BPJS Kesehatan masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata dunia usaha terhadap kesejahteraan warga. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bontang yang membangun komunikasi dengan perusahaan untuk merealisasikan program tersebut.
Menurut dia, keberadaan perusahaan di Kota Bontang diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program sosial.
“Banyak perusahaan besar beroperasi di Kota Bontang. Sudah seharusnya keberadaan mereka juga memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan sektor kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Karena itu, keterlibatan perusahaan dalam membantu pembiayaan BPJS dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan memberikan manfaat ganda. Di satu sisi masyarakat tetap memperoleh jaminan kesehatan, sementara di sisi lain pemerintah memiliki ruang anggaran yang lebih luas untuk membiayai program pembangunan lainnya.
Politisi Gelora itu mengatakan, kolaborasi seperti ini juga mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan pelaku usaha dalam membangun daerah secara bersama-sama.
Ia berharap seluruh perusahaan dapat menyambut baik gagasan tersebut dan berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Selain itu, ia menilai sinergi tersebut akan memperkuat semangat tanggung jawab sosial perusahaan yang selama ini telah dijalankan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kalau saja seluruh pihak memiliki komitmen yang sama, maka pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bontang akan tetap terjaga meskipun daerah sedang menghadapi tantangan fiskal,” tutupnya. (DR)
