Disperkimtan Bontang Benahi Akses dan Penerangan TPU, Hilangkan Kesan Angker

Kepala Disperkimtan Kota Bontang, Usman

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bontang terus melakukan penataan tempat pemakaman umum (TPU) melalui peningkatan akses jalan, pemasangan lampu penerangan, serta pemeliharaan rutin. Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan kesan gelap dan angker di kawasan pemakaman sekaligus memudahkan masyarakat saat berziarah maupun prosesi pemakaman.

Kepala Disperkimtan Kota Bontang, Usman, mengatakan perawatan kawasan pemakaman menjadi kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya. Setiap lokasi memiliki petugas yang bertanggung jawab menjaga kebersihan sehingga area makam tidak dipenuhi semak belukar.

Menurutnya, kondisi pemakaman yang terawat menjadi salah satu faktor penting agar kawasan tersebut tetap tertib dan mudah diakses masyarakat. Pemeliharaan dilakukan secara berkala di sejumlah TPU yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Selain menjaga kebersihan, Disperkimtan juga memasang lampu penerangan di beberapa titik pemakaman. Salah satunya berada di TPU Loktuan yang sebelumnya minim pencahayaan.

“Sebagian sudah kita pasang lampu supaya tidak terlalu gelap. Seperti di Loktuan, sekarang kalau dilewati sudah tidak terasa menyeramkan lagi. Itu bagian dari upaya kita menata kawasan pemakaman,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Tak hanya penerangan, Disperkimtan juga membangun akses jalan di dalam area pemakaman. Infrastruktur tersebut memudahkan masyarakat maupun petugas saat mengantar jenazah hingga ke lokasi pemakaman.

Usman mengungkapkan, beberapa TPU di Bontang saat ini mulai mengalami keterbatasan lahan. Meski demikian, proses pemakaman masih dapat dilakukan dengan sistem sisip, yakni memanfaatkan ruang di antara makam keluarga yang telah ada sesuai ketentuan.

“Memang ada beberapa titik yang sudah mulai penuh, tetapi setiap hari masih ada pemakaman. Karena banyak keluarga yang ingin dimakamkan di lokasi yang sama, akhirnya menggunakan sistem sisip,” jelasnya.

Saat ini terdapat lima TPU yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Sementara untuk pemakaman milik yayasan, seperti pemakaman Toraja, Disperkimtan tetap memberikan dukungan berupa bantuan pemeliharaan meski pengelolaannya bukan berada di bawah pemerintah.

Melalui berbagai pembenahan tersebut, Disperkimtan berharap kawasan pemakaman di Kota Bontang menjadi lebih tertata, bersih, terang, serta memudahkan masyarakat saat berziarah maupun prosesi pemakaman. Upaya itu juga diharapkan dapat menghilangkan kesan angker yang selama ini melekat pada sejumlah kawasan pemakaman. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *