BPBD Bontang Padamkan Karhutla Seluas 3,31 Hektare di Bontang Lestari, Situasi Berhasil Dikendalikan

BPBD Bontang saat memadamkan api

Kabarintens.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Letjen Urip Sumoharjo, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (4/8/2026). Berkat penanganan terpadu lintas instansi, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area sekitar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan laporan kejadian diterima BPBD pada pukul 11.32 Wita melalui Call Center 112 setelah adanya informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran mengenai kebakaran hutan di belakang Perumahan Korpri Blok B.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu II BPBD langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil tangki dan satu unit mobil KPHP. Tim menempuh perjalanan sekitar 45 menit untuk mencapai titik kebakaran dan segera melakukan pemadaman bersama unsur terkait.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan api tidak semakin meluas. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur yang terlibat hingga kondisi benar-benar aman,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dengan luas mencapai sekitar 3,31 hektare. Proses pemadaman dilakukan menggunakan selang pemadam serta alat manual berupa kepyok untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area vegetasi.

Dalam operasi tersebut, BPBD berkolaborasi dengan Polri, Manggala Agni, Kelana, serta masyarakat sekitar. Sinergi seluruh personel di lapangan membuat proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ismail menyebut, tidak ada hambatan yang dihadapi selama proses penanganan. Setelah dilakukan pendinginan dan pemantauan, api dinyatakan padam sepenuhnya dan situasi di lokasi berada dalam kondisi aman serta terkendali.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau. Warga juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan membahayakan lingkungan.

“Peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan karhutla. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan melalui Call Center 112 atau kepada petugas terdekat agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *