Ruang pelayanan Disdukcapil Bontang
Kabarintens.com, Bontang – Jumlah penduduk Kota Bontang pada Semester I Tahun 2026 tercatat mencapai 195.593 jiwa. Data tersebut merupakan data resmi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri yang dirilis pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil di Jakarta, 3–5 Agustus 2026, dan menjadi acuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang dalam penyajian data kependudukan semester pertama tahun ini.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengatakan data kependudukan yang diperbarui setiap semester menjadi dasar penting dalam mendukung berbagai kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, data administrasi kependudukan tidak hanya menggambarkan kondisi riil jumlah penduduk, tetapi juga menjadi acuan bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan, penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga perencanaan anggaran.
“Data kependudukan yang akurat merupakan fondasi dalam perencanaan pembangunan. Karena itu kami terus melakukan pemutakhiran agar data yang dimiliki selalu sesuai dengan kondisi aktual masyarakat Kota Bontang,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Berdasarkan data Semester I Tahun 2026, dari total 195.593 jiwa, sebanyak 101.076 jiwa merupakan penduduk laki-laki, sedangkan 94.517 jiwa merupakan penduduk perempuan. Jumlah tersebut tersebar di tiga kecamatan dan 15 kelurahan di Kota Bontang.
Kecamatan Bontang Utara masih menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 91.029 jiwa yang terdiri dari tujuh kelurahan, yaitu Bontang Kuala, Bontang Baru, Lok Tuan, Guntung, Gunung Elai, Api-Api, dan Gunung Telihan.
Sementara itu, Kecamatan Bontang Selatan memiliki 71.954 jiwa yang tersebar di enam kelurahan, yakni Tanjung Laut, Berbas Tengah, Berbas Pantai, Satimpo, Bontang Lestari, dan Tanjung Laut Indah. Adapun Kecamatan Bontang Barat mencatat jumlah penduduk 32.610 jiwa yang terdiri dari tiga kelurahan, yaitu Belimbing, Gunung Telihan, dan Kanaan.
Selain jumlah penduduk, Disdukcapil juga mencatat terdapat 65.634 kepala keluarga (KK) yang telah terdata dalam sistem administrasi kependudukan Kota Bontang hingga Semester I Tahun 2026.
Ia menambahkan, pembaruan data kependudukan dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai layanan administrasi kependudukan, seperti perekaman KTP elektronik, penerbitan Kartu Keluarga, akta pencatatan sipil, hingga pelaporan berbagai peristiwa penting kependudukan.
Ia berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan, seperti kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, maupun perubahan status perkawinan. Dengan demikian, data yang dimiliki pemerintah akan tetap akurat dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penyusunan kebijakan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bontang. (Irha)
