Kabarintens.com, Bontang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang menunjukkan kesiapan serius dalam menghadapi perlombaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tingkat kota. Berbagai tahapan telah dilalui, termasuk pengisian kuesioner penilaian dari PPID Kota melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.
Sekretaris BKPSDM Bontang, Hatamuddin, mengungkapkan bahwa proses administrasi awal telah rampung dengan hasil yang memuaskan. Nilai pengisian kuesioner bahkan diklaim berada pada angka maksimal untuk porsi penilaian awal.

Tahapan berikutnya yang akan dihadapi adalah visitasi atau presentasi, yang menjadi penentu tambahan dalam penilaian. Dalam proses ini, komitmen pimpinan perangkat daerah akan diuji secara langsung.
Hatamuddin menjelaskan bahwa indikator penilaian tidak hanya sebatas dokumen, tetapi juga mencakup implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan kerja. Seluruh aspek pelayanan dan kegiatan menjadi bagian penting yang harus ditunjukkan secara transparan.
“Terakhir, kemarin kita sudah pengisian kuesioner dari PPID kota melalui Kominfo, dan sudah kita selesaikan. Insya Allah nilainya maksimal, sekitar 80 persen dari penilaian, sementara 20 persen sisanya dari visitasi atau presentasi yang akan menunjukkan komitmen perangkat daerah dalam keterbukaan informasi publik,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, BKPSDM telah menyiapkan berbagai dokumen pendukung, mulai dari informasi keuangan hingga layanan publik yang dapat diakses masyarakat. Transparansi tersebut dinilai sebagai kunci utama dalam meraih nilai tinggi.
Tidak hanya itu, hampir seluruh informasi kegiatan, termasuk program pengembangan kompetensi ASN, mutasi, hingga promosi jabatan telah dipublikasikan secara terbuka melalui berbagai kanal informasi resmi.
Meski terdapat beberapa informasi yang dikecualikan, Hatamuddin memastikan jumlahnya sangat terbatas dan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen BKPSDM dalam menjaga keseimbangan antara transparansi dan aturan.
“Kami sangat optimis bisa meraih nilai tertinggi. Dengan kesiapan dokumen, sistem yang sudah berjalan, dan dukungan seluruh tim, kami yakin bisa tampil maksimal saat visitasi nanti,” tutupnya. (Irha)
