TK YPK Bontang Batasi 22 Siswa per Kelas demi Pembelajaran Lebih Efektif

Koordinator Kesiswaan TK YPK, Isye Supriati

Kabarintens.com, Bontang – TK YPK Bontang menerapkan pembatasan jumlah peserta didik sebanyak 22 anak di setiap rombongan belajar pada Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran dan memastikan proses pendampingan anak berlangsung optimal.

Koordinator Kesiswaan TK YPK, Isye Supriati mengatakan, sekolah tidak hanya fokus pada jumlah penerimaan siswa, tetapi juga memperhatikan efektivitas kegiatan belajar di dalam kelas. Menurutnya, usia dini membutuhkan perhatian yang lebih intens dari guru sehingga jumlah siswa harus tetap terkontrol.

“Setiap rombel itu diisi 22 siswa supaya pembelajaran tetap maksimal,” jelasnya. Kamis (7/5/2026)

Ia menerangkan, pada tahun ajaran 2026 sekolah membuka total 11 rombel yang terdiri dari sembilan kelompok bermain dan dua kelas TK. Dengan jumlah tersebut, keseluruhan peserta didik di lingkungan TK YPK mencapai sekitar 227 anak.

Banyaknya jumlah murid menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut. Meski demikian, pihak sekolah tetap mempertahankan standar kapasitas kelas agar suasana belajar tetap nyaman bagi anak-anak maupun guru pendamping.

Menurut Isye, penyesuaian jumlah siswa per kelas juga telah sesuai dengan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Seluruh peserta didik nantinya terdata resmi dalam sistem Dapodik sehingga administrasi pendidikan berjalan sesuai ketentuan pemerintah,” terangnya.

Selain kegiatan akademik dasar, TK YPK juga terus memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan disiplin, pengenalan nilai sosial, serta aktivitas motorik yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *