Disdikbud Ingatkan Pelamar Jangan Salah Harap pada Rekrutmen Guru Pengganti

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin

Kabarintens.com, Bontang – Tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembukaan 65 formasi guru pengganti di Kota Bontang mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Disdikbud mengingatkan calon pelamar agar memahami secara jelas status pekerjaan tersebut sebelum memutuskan mendaftar.

Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, mengaku khawatir muncul ekspektasi berlebihan bahwa posisi guru pengganti dapat menjadi jalan pintas menuju pengangkatan PPPK. Menurutnya, anggapan semacam itu perlu diluruskan sejak awal.

“Kami tidak ingin memberi harapan yang keliru. Guru pengganti ini tidak serta-merta menjadi jalur prioritas untuk pengangkatan PPPK ataupun status permanen,” katanya, Senin (25/5/2026).

Ia menyebut pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menjanjikan hal tersebut karena seluruh kebijakan pengangkatan ASN mengikuti regulasi pemerintah pusat.

“Kalau nanti ada kebijakan baru dari pusat, itu ranah yang berbeda. Kami di daerah tidak bisa menjanjikan sesuatu yang bukan kewenangan kami,” ujarnya.

Saparuddin mengatakan pihaknya justru khawatir jika ada tenaga pengajar yang sudah mapan di sekolah swasta atau yayasan memilih keluar karena menganggap formasi ini menawarkan masa depan yang pasti.

“Kasihan kalau ada yang meninggalkan pekerjaan tetapnya karena mengira ini peluang permanen, padahal sifatnya sementara,” tuturnya.

Ia menegaskan keputusan melamar sepenuhnya menjadi hak masing-masing individu, namun harus diambil dengan pertimbangan matang.

“Silakan kalau memang ingin mendaftar, tetapi pahami betul statusnya agar tidak kecewa di kemudian hari,” pesannya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *