Salah satu pembangunan rumah warga yang dapat bantuan bedah rumah pada 2025 lalu. (Istimewa/Perkimtan Bontang).
Kabarintens.com, Bontang – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bontang menargetkan pelaksanaan fisik program bedah rumah mulai berjalan pada September mendatang.
Meski anggaran telah dialokasikan dalam APBD murni, pelaksanaan program belum bisa langsung dilakukan karena harus melalui sejumlah tahapan teknis dan administratif.
Penata Kelola Perumahan Ahli Muda Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkimtan Bontang, Hendra Hadyanto, mengatakan jadwal pengerjaan menyesuaikan selesainya proses verifikasi calon penerima.
“Kalau sesuai jadwal, awal September masyarakat sudah mulai melaksanakan pembangunan fisik,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, proses verifikasi membutuhkan waktu cukup panjang lantaran jumlah usulan yang masuk cukup banyak dan seluruhnya harus diperiksa secara detail.
Tahapan ini meliputi pemeriksaan dokumen administrasi, peninjauan lapangan, penilaian tingkat kerusakan rumah, hingga penetapan daftar prioritas penerima bantuan.
“Verifikasi bisa memakan waktu hampir tiga bulan. Setelah itu masih ada sosialisasi, pembentukan kelompok, pembukaan rekening, sampai penetapan teknis lainnya,” jelasnya.
Setelah semua tahapan rampung, penerima bantuan akan mulai melakukan persiapan pelaksanaan bersama kelompok yang telah dibentuk. Menurut dia, masa pengerjaan fisik biasanya memerlukan waktu dua hingga tiga bulan, tergantung tingkat kerusakan rumah masing-masing.
“Targetnya seluruh pekerjaan selesai sebelum akhir tahun anggaran,” katanya.
Ia berharap jadwal yang telah disusun dapat berjalan sesuai rencana agar manfaat program segera dirasakan masyarakat penerima. (Irha)
