Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel
Kabarintens.com,Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mendorong pengembangan investasi berbasis industri hijau melalui pemetaan 18 sektor unggulan di kawasan Bontang Lestari.
Peluang investasi yang disiapkan mencakup pembangunan pelabuhan, pergudangan, pengolahan limbah, pengolahan rumput laut, industri biodiesel, gliserin, hingga berbagai industri turunan soda ash. Seluruh sektor tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga prinsip keberlanjutan lingkungan.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menegaskan bahwa pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi investor yang sejalan dengan visi pembangunan hijau Kota Bontang.
“Kami membuka peluang bagi investor, tetapi tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Semua yang masuk harus sejalan dengan visi keberlanjutan kota,” tegasnya, Kamis (21/5/2026).
Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah industri berbasis soda ash yang memiliki banyak produk turunan bernilai ekonomi tinggi, seperti kaca, baking soda, hingga bahan baku berbagai kebutuhan manufaktur.
Selain itu, peluang investasi juga tersedia pada industri gliserin yang dapat dikembangkan menjadi produk turunan berupa sabun, detergen, kosmetik, dan berbagai produk perawatan yang memiliki pasar luas.
Menurut Karel, konsep investasi hijau yang diusung tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memastikan aktivitas industri dapat berjalan berdampingan dengan upaya menjaga kualitas lingkungan dan sumber daya alam.
Dengan pemetaan yang telah diselesaikan tersebut, DPMPTSP optimistis Bontang Lestari dapat berkembang menjadi kawasan industri modern yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Kalimantan Timur. (Irha)
