Pengumuman sensus ekonomi di DPMPTSP Bontang
Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memperkuat perencanaan pembangunan sektor usaha dan investasi di Kota Taman.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan keberadaan data ekonomi yang akurat menjadi kebutuhan utama pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pelayanan publik.
Menurutnya, DPMPTSP selama ini mengelola berbagai layanan yang berkaitan dengan aktivitas usaha sehingga membutuhkan informasi terbaru mengenai kondisi dunia usaha di daerah.
Ia menjelaskan, melalui hasil sensus, pemerintah dapat mengetahui perkembangan jumlah usaha, persebaran sektor ekonomi, hingga potensi yang masih dapat dikembangkan.
“Data itu nantinya menjadi salah satu referensi dalam menyusun kebijakan peningkatan investasi dan pelayanan perizinan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucapnya, Rabu (3/6/2026).
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus yang bertugas di lapangan.
Ia memastikan bahwa data yang diberikan masyarakat akan dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, bukan untuk kepentingan perpajakan maupun penegakan hukum.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah akan memperoleh gambaran riil kondisi perekonomian daerah sehingga program pengembangan usaha dapat disusun secara lebih terukur.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mengusung tema “Data Akurat, Ekonomi Kuat” dan berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026 melalui pendataan langsung ke rumah tangga maupun tempat usaha di seluruh Indonesia. (Irha)
