DPMPTSP Nilai Kepastian Tata Ruang Jadi Kunci Menarik Investasi ke Bontang

Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel

Kabarintens.com, Bontang – Kepastian tata ruang menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Tanpa kejelasan mengenai peruntukan lahan, proses perizinan usaha maupun pembangunan dinilai akan menghadapi berbagai hambatan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menilai penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) memiliki peran strategis dalam memberikan kepastian kepada calon investor sebelum menanamkan modalnya.

Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel, mengatakan kepastian tata ruang akan mempercepat proses pelayanan karena pelaku usaha dapat mengetahui sejak awal kesesuaian lokasi kegiatan usahanya.

“Kejelasan tata ruang sangat penting karena menjadi dasar dalam proses perizinan. Ketika peruntukan lahannya sudah jelas, pelayanan kepada investor juga menjadi lebih cepat dan memiliki kepastian,” katanya.

Ia menjelaskan, penyusunan RDTR merupakan kewenangan perangkat daerah yang menangani urusan perencanaan wilayah. DPM-PTSP akan memanfaatkan dokumen tersebut sebagai dasar dalam memberikan pelayanan perizinan kepada pelaku usaha.

Menurut Karel, keterpaduan antara dokumen tata ruang dan sistem perizinan akan menciptakan proses investasi yang lebih efisien. Investor tidak lagi menghadapi ketidakpastian terkait pemanfaatan ruang sehingga keputusan investasi dapat dilakukan lebih cepat.

Di sisi lain, kepastian tata ruang juga berfungsi menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Setiap aktivitas investasi dapat diarahkan sesuai fungsi kawasan sehingga potensi konflik pemanfaatan lahan dapat diminimalkan.

“Jadi calon investor juga tidak ragu-ragu berinvestasi ke Bontang,” sebutnya.

DPMPTSP optimistis penguatan aspek tata ruang akan memberikan dampak positif terhadap daya saing investasi Kota Bontang. Dengan dukungan perencanaan wilayah yang matang, pelayanan perizinan diharapkan semakin efektif sekaligus mampu mendorong masuknya investasi baru yang berkualitas. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *