DPRD Bontang Minta Peran RT Dievaluasi Usai Nenek Pengidap Stroke Ditemukan Tinggal di Rumah Tak Layak

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib

Kabarintens.com, Bontang – Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, meminta Pemerintah Kota Bontang melakukan evaluasi terhadap peran Ketua RT setelah terungkap seorang nenek berusia 64 tahun pengidap stroke tinggal bersama tiga cucunya di rumah tidak layak huni di Gang Batu Sahasa, RT 1, Kelurahan Bontang Kuala.

Kondisi memprihatinkan tersebut terungkap saat pihak Kelurahan Bontang Kuala menjalankan program Tengok Tetangga yang digagas Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Dari hasil kunjungan itu diketahui keluarga tersebut membutuhkan perhatian dan penanganan segera.

Dirinya menilai, kejadian tersebut seharusnya dapat terdeteksi lebih awal apabila fungsi Ketua RT berjalan optimal. Sebagai perangkat pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat, RT dinilai memiliki tanggung jawab untuk mengetahui kondisi setiap warganya.

“Sebagai instansi pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat, RT memiliki peran krusial yang tidak hanya terbatas pada pengurusan administrasi,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut dia, tugas Ketua RT tidak hanya mengeluarkan surat pengantar atau melayani administrasi kependudukan. Lebih dari itu, RT harus aktif memantau kondisi sosial, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat di lingkungannya.

Ia menjelaskan, pemetaan kondisi warga menjadi penting agar pemerintah dapat bergerak cepat ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, maupun keluarga miskin.

Selain itu, RT juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang intensif dengan kelurahan agar setiap persoalan sosial segera dilaporkan tanpa harus menunggu viral atau ditemukan secara tidak sengaja.

“Evaluasi bukan bertujuan mencari pihak yang disalahkan, melainkan memperkuat sistem pengawasan sosial di tingkat lingkungan agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” terangnya.

Ia berharap seluruh RT di Kota Bontang dapat lebih aktif mendata kondisi warga secara berkala sehingga tidak ada lagi masyarakat yang luput dari perhatian pemerintah. (DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *