Bikin Laporan Laka Laut Palsu, Nelayan di Bontang Sempat Dicari Warga hingga Ditemukan Bersembunyi

BPBD Bontang saat melakukan pencarian T. (Istimewa/BPBD Bontang)

Kabarintens.com, Bontang – Kabar seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bontang akhirnya terungkap. Peristiwa tersebut ternyata bukan kecelakaan laut, melainkan laporan palsu yang dibuat untuk menutupi persoalan utang piutang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan korban yang diketahui berinisial T ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam atau hilang saat mencari ikan di laut.

“Imbauan dari kami, agar masyarakat tidak membuat laporan kejadian yang tidak benar,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan hasil klarifikasi dan keterangan saksi, T ternyata tidak berada di laut saat warga melakukan pencarian. Ia justru bersembunyi di sebuah empang yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya di wilayah Nyerakat Kampung, Kelurahan Bontang Lestari.

Korban disebut berada di lokasi tersebut sejak sekitar pukul 06.00 Wita hingga akhirnya ditemukan warga sekitar pukul 20.30 Wita. Warga yang secara tidak sengaja melihat keberadaan korban kemudian membawanya pulang dan melaporkan penemuan tersebut kepada aparat.

Sebelumnya, warga bersama sejumlah unsur terkait telah melakukan pencarian karena menerima informasi bahwa korban mengalami kecelakaan di laut. Pencarian berlangsung hingga malam hari sebelum keberadaan korban diketahui.

Dalam proses klarifikasi, anak korban yang sebelumnya memberikan keterangan terkait hilangnya sang ayah mengaku informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, anak korban diminta memberikan informasi palsu oleh ayahnya.

Dirinya menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang yang dialami korban. Utang tersebut disebut berkaitan dengan kebutuhan dan modal untuk aktivitas mencari ikan di laut.

Penemuan korban sempat memicu kemarahan warga yang merasa telah ikut melakukan pencarian sejak pagi. Situasi sempat memanas dan terjadi pemukulan terhadap korban sebelum aparat tiba di lokasi untuk mengamankan keadaan.

Korban kemudian dibawa ke Polsek Bontang Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan lebih lanjut. BPBD bersama aparat terkait juga melakukan pendataan dan pengumpulan informasi mengenai kejadian tersebut.

Dirinya menegaskan, laporan kejadian yang tidak benar dapat berdampak luas karena melibatkan sumber daya dan personel untuk melakukan pencarian serta penanganan. Karena itu, masyarakat diimbau menyampaikan informasi secara benar kepada petugas.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel yang terlibat di antaranya Bhabinkamtibmas Bontang Lestari, piket Intelkam Polres Bontang, personel Pos TNI AL Bontang, Polsek Bontang Selatan, serta BPBD Kota Bontang. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *