Personil BPBD Bontang menyelam mencari nelayan yang hilang. (Istimewa/BPBD Bontang)
Kabarintens.com,BONTANG – Seorang nelayan di Kota Bontang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Lalo, Kamis (6/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang bersama keluarga dan warga setempat langsung bergerak melakukan pencarian di lokasi terakhir korban diduga berada.
Kepala BPBD Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, menjelaskan korban bernama Taher berangkat melaut bersama anaknya, Gilang, menggunakan kapal kerinting pada Kamis (6/8/2026) malam, sekitar pukul 20.00 Wita. Mereka memancing di sekitar perairan Pantai Lalo, Laut Cina, hingga Pelabuhan Nyerakat.
Menurut Ismail, korban masih sempat menghubungi istrinya melalui sambungan telepon sekitar pukul 00.00 Wita, Jumat (7/8/2026). Saat itu kondisi di atas perahu masih dalam keadaan normal, sementara Gilang tengah tertidur.
Namun, sekitar pukul 06.00 Wita, Gilang terbangun dan mendapati ayahnya sudah tidak berada di atas perahu. Ia sempat berteriak serta berusaha mencari di sekitar lokasi, tetapi korban tidak ditemukan.
“Anak korban kemudian memutuskan kembali ke rumah untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Menerima informasi tersebut, pihak keluarga lebih dahulu melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban dinyatakan hilang. Hingga laporan diterima BPBD, korban belum ditemukan.
Dia mengatakan tim pencarian BPBD langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk membantu proses pencarian. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan Ketua RT di kawasan Pantai Lalo guna memperoleh informasi mengenai titik terakhir keberadaan korban.
Selanjutnya, tim rescue BPBD bersama keluarga dan warga melakukan penyelaman di sekitar titik kapal korban dijangkar. Upaya pencarian difokuskan di lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban berada sebelum dilaporkan hilang.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung. BPBD Kota Bontang masih menunggu laporan dari tim di lapangan terkait perkembangan operasi pencarian, termasuk kepastian apakah korban telah ditemukan atau masih dalam pencarian. (Irha)
