SDN 010 Bontang Utara Bidik Sistem Lima Hari Sekolah, Terkendala Belum Punya Musala

Kepala SDN 010 Bontang Utara, Nuruly Kesuma Ningrum

Kabarintens.com, Bontang – SDN 010 Bontang Utara berkeinginan menerapkan sistem lima hari belajar seperti sekolah-sekolah yang telah lebih dulu menerapkannya. Namun, rencana tersebut masih terkendala belum tersedianya fasilitas musala sebagai salah satu syarat utama.

Kepala SDN 010 Bontang Utara, Nuruly Kesuma Ningrum, mengatakan sekolah sebenarnya telah siap dari sisi jam pembelajaran untuk menerapkan pola belajar Senin hingga Jumat.

“Kami sebenarnya sudah mengajukan lima hari belajar. Dari sisi jam pelajaran sudah memungkinkan dan bisa ter-cover,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Menurut Nuruly, syarat utama yang belum terpenuhi adalah keberadaan tempat ibadah di lingkungan sekolah. Ketentuan tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum pengajuan lima hari sekolah dapat disetujui.

Ia mengaku telah menyampaikan kebutuhan tersebut secara langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang.

“Sudah saya sampaikan ke Disdik. Jawabannya memang diminta melengkapi syarat-syaratnya dulu, termasuk fasilitas musala itu,” katanya.

Saat ini, pembiasaan salat duha bagi siswa tetap berjalan rutin. Namun pelaksanaannya masih dilakukan di ruang kelas masing-masing karena belum tersedia musala.

Padahal, keberadaan musala dinilai penting tidak hanya untuk mendukung penerapan lima hari sekolah, tetapi juga untuk menunjang pembinaan karakter religius siswa.

Nuruly berharap pembangunan musala dapat segera terealisasi agar sekolah dapat melanjutkan proses pengajuan lima hari belajar.

“Kalau lahannya ada dan cukup luas. Kami tinggal menunggu realisasi pembangunan saja,” tuturnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *