Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto
kabarintens,Bontang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang menekankan pentingnya peran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membangun budaya disiplin di lingkungan pemerintahan. Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan bahwa pembinaan kedisiplinan ASN harus dilakukan secara berjenjang, dengan atasan langsung sebagai garda terdepan.
“Pembinaan disiplin tidak bisa hanya diserahkan kepada BKPSDM. Prinsipnya berjenjang, dimulai dari atasan langsung yang memiliki tanggung jawab mengawasi dan menjadi teladan bagi bawahannya,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, sistem pembinaan seperti ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, di mana setiap atasan diberikan kewenangan sesuai tingkat jabatannya untuk menangani pelanggaran disiplin di lingkup kerja masing-masing.
“Atasan langsung seperti kepala seksi atau kepala subbagian memiliki kewenangan menegur, membina, hingga memberikan tindakan disiplin ringan kepada pegawai di bawahnya. Ini penting agar setiap masalah bisa diselesaikan cepat dan proporsional,” terangnya.
BKPSDM mencatat, sejumlah OPD sudah cukup baik menjalankan fungsi pembinaan tersebut. Namun masih ada sebagian unit yang perlu diperkuat, terutama dalam pemahaman aturan teknis dan mekanisme penanganan pelanggaran disiplin.
“Kami rutin melakukan sosialisasi dan pelatihan agar setiap pejabat memahami perannya sebagai pembina dan teladan ASN,” tuturnya.
Melalui penguatan tanggung jawab atasan langsung, BKPSDM berharap pembinaan disiplin bisa dilakukan secara berkelanjutan tanpa harus selalu menunggu intervensi dari tingkat kota.
“Disiplin harus tumbuh dari bawah dan dipelihara oleh setiap pimpinan unit kerja. Dengan begitu, budaya kerja yang profesional bisa terbentuk secara alami,” pungkasnya. (Ira)
