BKPSDM Bontang Terapkan Penilaian Kinerja Terpadu, Dorong ASN Lebih Disiplin dan Beretika

Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto

kabarintens,Bontang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang terus memperkuat sistem evaluasi kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Tidak hanya melihat aspek kehadiran dan capaian kerja, lembaga ini kini menggunakan kombinasi indikator kuantitatif dan kualitatif dalam menilai kinerja pegawai.

Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut bertujuan untuk menilai ASN secara lebih menyeluruh, baik dari sisi hasil kerja maupun perilaku keseharian di lingkungan kerja.

“Disiplin ASN diukur melalui Penilaian Kinerja ASN, di mana terdapat aspek kinerja dan perilaku. Atasan akan menilai apakah pegawai di bawahnya sudah bekerja sesuai ekspektasi atau belum,” jelasnya, Jum’at (23/10/2025).

Menurut dia, sistem ini tak hanya menjadi tolok ukur administrasi, melainkan juga berpengaruh terhadap jenjang karier ASN. Hasil penilaian akan menjadi dasar dalam promosi jabatan, pemberian tunjangan, serta pembinaan pegawai.

Adapun indikator kuantitatif yang dinilai mencakup tingkat kehadiran, capaian target kerja, dan keterlibatan pegawai dalam aktivitas organisasi. Sementara aspek kualitatif lebih menyoroti etika, perilaku profesional, serta citra ASN di mata publik.

BKPSDM juga membuka ruang evaluasi melalui pantauan media massa dan laporan masyarakat.

“Kami memperhatikan laporan dan pemberitaan yang berkembang. Itu penting untuk melihat potensi pelanggaran disiplin yang mungkin tidak terekam dalam sistem formal,” ujar Sudi.

Hal ini disebut mampu menumbuhkan kesadaran ASN untuk lebih menjaga profesionalitas, bukan semata karena aturan, melainkan karena tanggung jawab moral sebagai pelayan publik.

Ia menegaskan, BKPSDM akan terus melakukan pembinaan dan sosialisasi agar sistem penilaian ini dipahami dengan baik oleh seluruh perangkat daerah.

“Harapan kami, penilaian ini bisa mendorong lahirnya ASN yang berintegritas, kompeten, dan menjadi teladan bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *