Waspada! Modus Penipuan Berkedok Update Data ASN Kembali Marak

Ilustrasi

Kabarintens.com, Bontang – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bontang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok pembaruan atau update data ASN yang belakangan kembali marak terjadi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto, mengingatkan agar ASN tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku sebagai pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan meminta pembaruan data melalui telepon, pesan singkat, maupun tautan tertentu.

Menurutnya, modus tersebut biasanya dilakukan dengan cara menghubungi ASN secara langsung dan mengirimkan link mencurigakan yang menyerupai situs resmi layanan ASN.

“ASN harus berhati-hati jika menerima telepon atau chat yang mengatasnamakan pegawai BKN dan meminta pembaruan data melalui tautan tertentu. Apalagi jika disertai permintaan sejumlah uang,” ujarnya kepada media ini, Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan bahwa proses pemutakhiran data ASN tidak pernah dilakukan secara pribadi oleh pegawai BKN. Seluruh pembaruan data dilakukan melalui admin Sistem Informasi ASN (SIASN) di instansi masing-masing.

Selain itu, pemutakhiran data hanya dilakukan melalui sistem resmi seperti platform ASN Digital atau aplikasi MyASN.

“Pegawai BKN tidak pernah menghubungi ASN secara pribadi untuk memperbarui data. Prosesnya dilakukan melalui admin instansi dan menggunakan sistem resmi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan BKN tidak dipungut biaya alias gratis.

Karena itu, jika ada pihak yang meminta transfer uang dengan alasan biaya pembaruan data ASN, dapat dipastikan hal tersebut merupakan upaya penipuan.

Ia pun mengimbau ASN agar memastikan setiap informasi berasal dari kanal resmi BKN serta tidak mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya.

“Jika menemukan indikasi penipuan atau menerima pesan mencurigakan, segera laporkan kepada instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *